Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Indonesian People's Voices. Have contents about Indonesian Voices Article, Opinion and Information about Awareness! and waking up! Indonesian Peoples. Indonesian Voices for Good Government Governance, How are Indonesian and other country connetion? History about The freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti imperialism for Asian African Conference until now. Information of Indonesian Struggle for Indonesian Integration and Unity. Indonesian Voices for World Peace and Justice. Indonesian Voices English Version.

Home

Hegemoni Dolar AS dan Cadangan Devisa Kita

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 

Oleh Sri Megawati dan Heri Hidayat Makmun

Krisis Amerika Serikat (AS) ekonomi tahun 2008 menjadi jika kita kaitkan dengan mata uang dolar. Sejak jatuhnya Lehmen Brother sebagai pemicu dari jatuhnya juga berbagai perusahaan besar AS. Selama ini kita mengenal Amerika Sebagai adidaya ekonomi. Hal ini juga selalu dikatakan oleh berbagai pakar yang tanpa ragu-ragu menetapkan bahwa AS merupakan negara dengan ekonomi yang kuat.

Gejolak sektor finansial merupakan hal yang biasa dalam era perekonomian dengan sistem keuangan dunia seperti sekarang ini, tapi mengapa kejadian ini dapat demikian dalam pengaruhnya terhadap fundamental perekonomian AS. Alasan utamanya adalah karena produk andalan AS justru ada pada sektor finansial ini.

Walaupun memang Amerika Serikat juga memiliki produk andalan seperti pesawat tempur, peralatan perang, dan industri film, tetapi sebenarnya produk yang memberikan kontribusi besar dan bernilai paling tinggi justru ada pada dolar. Amerika memproduksi uang dolar seperti halnya Jepang memproduksi mobil, Arab Saudi memproduksi minyak atau juga China memproduksi mainan anak-anak. AS menganggap dolar sebagai komoditas, tidak sekedar komoditas tetapi juga sebagai komodidtas unggulan paling strategis dalam perekonomian AS. Mengapa demikian?

Dolar yang biasanya hanya menjadi alat tukar, dengan dukungan sebuah mekanisme pasar, telah menjadi komoditas layaknya sebuah produk unggulan yang lebih menguntungkan dari pada peralatan perangnya atau juga industri perfilamannya. Tidak seperti Bank Indonesia yang mencetak uang hanya untuk memenuhi kebutuhan uang beredar di dalam negeri saja dan digunakan di Indonesia atau regional yang sangat terbatas, sehingga Bank Indonesia sebagai Bank Sentral mencetak uang juga secara terbatas. Sedangkan dolar AS dapat dicetak dengan volume yang besar untuk memenui kebutuhan perdagangan dunia internasional yang juga besar. Kendati penerbitan dolar AS dikontrol oleh Federal Reserve. Pencetakan uang dolar secara besar-besaran oleh Federal Riserve tidak terlalu mengurangi nilai rilnya, jika pertumbuhan ekonomi dunia masih terus berjalan dan jika masih banyak negara yang mengunakan mata uang tersebut. Inilah konsep dolar sebagai komoditi unggulan AS.

Dolar juga digunakan oleh Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) merujuk dolar AS sebagai konsekuensi hasil dari Konferensi Keuangan dan Moneter di Bretton Woods, New Hampshire, Amerika Serikat pada tanggal 22 Juli 1944. Dolar AS digunakan oleh berbagai lembaga keuangan internasional lain seperti Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank).

Demikian juga dengan berbagai proyek internasional yang dijalankan oleh lembaga dan badan PBB, seperti UNDP, WHO, FAO atau lainnya dengan menggunakan dolar. Industri perbankan di berbagai negara juga banyak yang menggunakan dolar sebagai alat penyimpanan. Seperti di Indonesia, contohnya Bank Mandiri, BCA, BNI, BRI menyediakan produk layanan penyimpanan valas dalam mata uang dolar.

Bursa-bursa saham duniapun menggunakan dolar tidak hanya Wall Street, tapi juga Bursa Efek Jakarta, Nikei, Dow Jones atau lainnya juga bertransaksi dengan menggunakan dolar. Ekpor impor kita pun juga menggunakan dolar, demikian juga dengan negara-negara lain. Dolar AS juga secara luas di dunia internasional sebagai kurs cadangan devisa.

Seperti negara kita yang disimpan sebagai cadangan dalam mata uang. China, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Fhilipina, Mexico dan banyak lagi negara yang menggunakan dolar sebagai cadangan kursnya.

Perang yang terjadi di Irak dan Afghanistan didanai dengan dolar. Sampai rubuhnya kedua rejim pemerintahan tersebut. Maka rejim yang baru berdiri menjalankan pemerintahan dengan anggaran dolar. Perang tidak hanya membuat peralatan perang AS laku keras di pasar gelap ataupun resmi tetapi juga, transaksi perdagangan yang terjadi menjadi dolar tetap dibutuhkan.

Seperti hukum permintaan makin banyak permintaan maka akan semakin banyak supplay. Selama ada pertumbuhan baru ekonomi di dunia, maka akan ada transaksi dan perdagangan baru yang membutuhkan dolar AS. Kebutuhan baru dolar ini yang selalu dipantau oleh Federal Reserve untuk dipenuhi dengan mencetak uang baru. Berapapun yang dicetak ternyata nilainya tetap tinggi.

Hasil penerbitan uang baru digunakan untuk mendanai anggaran pemerintah Amerika Serikat dan cadangan pemerintah AS sendiri. Jadi sebenarnya cost pemerintah AS ternyata ditanggung oleh pertumbuhan ekonomi dunia.

Wajar jika pertumbuhan ekonomi dunia mulai melambat, menjadi momok bagi pemerintah AS. Hal yang lebih menakutkan lagi jika ada negara yang mengubah mata uang cadangan kursnya dengan mata uang alternative, seperti euro, pounsterling atau yen. Jika ini terjadi maka mekanisme "gurita dolar AS" terhenti.

Infrastruktur dolar juga seperti jaringan yang melibatkan lembaga-lembaga keuangan dunia, government to government, coorporate to coorporat, dan international business to international business yang dikembangkan terus, sampai menjadi hukum perdagangan internasional. Bahkan juga sampai menjadi mata uang yang masuk menjadi bagian dari berbagai peraturan dan kebijakan perdagangan di suatu negara. Contoh berbagai peraturan bea cukai di Indonesia, dan pada berbagai negara berkembang yang mendapatkan pinjaman dana dari IMF.

Ketika Indonesia mengalami krisis moneter tahun 1997 yang berlanjut pada krisis ekonomi, dan kita berhutang pada IMF, maka pinjaman tersebut dalam bentuk dolar. Didalam kesepakatan RI - IMF, kita harus membiarkan rupiah bernilai mengambang (Floating Value), yaitu suatu metode apresiasi mata uang dalam negeri dengan mata uang asing yang ditentukan pasar.

Demikian juga dengan negara-negara lain yang meminjam dolar dari IMF atau Bank Dunia diwajibkan untuk menjalankan floating value ini. Cara inilah yang menguras devisa kita secara terus menerus untuk melakukan intervensi ke pasar guna menstabilkan rupiah. Nilai rupiah dipertahankan dengan mekanisme lindung nilai (headging). Kondisi moneter seperti Indonesia ini tidak jauh beda dengan negara-negara lain yang berhutang kepada IMF dengan mewajibkan kurs mengambang dan penyimpanan cadangan kurs dengan mata uang dolar.

Dari banyaknya negara-negara di dunia yang menggunakan dolar AS, dengan disupplay oleh pencetakan uang yang terjadi hampir setiap hari seperti yang dikatakan oleh Alan Greenspan. Ketua Dewan Gubernur Bank Sentral AS, atau Federal Reserve (The Fed) pada pemerintahan Presiden Ronald Reagan. Dia yang telah 4 kali periode menjabat sebagai Gubernur Bank Sentral cukup berpengaruh mendesign The Fed, dapatlah kita katakan bahwa industri utama AS adalah dolar.

Dolar sudah dijadikan sebagai komoditas perdagangan bukan hanya sekedar nilai tukar, sehingga ketika terjadi krisis finansial dan kepercayaan kepada dolar menyusut, dengan merubah ke mata uang alternatif seperti uero maka krisis AS akan sangat terjerembab sangat dalam. Dolar merupakan kekuatan ekonomi sesungguhnya AS.

Tekanan awal terhadap dolar AS adalah pada saat Uni Eropa mulai menyepakai menggunakan mata uang bersama euro sebagai alat tukar dinegara anggotanya. Disaat yang bersamaan kekuatan Jepang sebagai negara industri yang berhasil memantapkan Yen sebagai mata uang perdagangan mereka. Saat itu Federal Reserve sudah mulai mengurangi penerbitan uang baru. Mekanisme mengendalikan nilai mulai digunakan, saat pertama pemerintah AS merasakan inflasi, sehingga suku bunga the Fed mulai dikendalikan secara serius.

Sayangnya ketika banyak negara mulai mengalihkan cadangan devisanya ke mata uang alternatif seperti euro, tetapi pemerintah masih tetap mempertahankan dolar AS sebagai mata uang cadangan devisa kita. Seakan kita tidak memper hatikan porto folio yang aman terhadap aset berupa devisa kita yang sangat terbatas ini. Apakah pemerintah kita tidak ingin memindahkan cadangan devisa kita ke euro atau mata uang dunia yang lain? Sayangnya walaupun pemerintah kita sudah menyadari kondisi ini, faktanya cadangan devisa kita masih dolar.

 
Blackberry Melanggar UU, Pemerintah Ancam Tutup Layanan Blackbarry di Indonesia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengancam akan menutup layanan Blackberry di Indonesia bila produsennya, Research in Motion (RIM), menolak untuk memblokir konten porn [ ... ]


Menjaga dan Melestarikan Laut Perlu Kerjasama Semua Pihak
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Tingkat pencemaran di beberapa wilayah perairan Indonesia pada saat ini telah berada pada kondisi yang tidak terkendali, serta laju sedimentasi yang masuk ke perairan juga terus meningkat. Sementara i [ ... ]


Berita Umum Nasional
Puncak Mudik Diperkirakan Jumat
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lonjakan arus mudik di jalan raya terus menunjukkan peningkatannya. Hari ini, Jumat (18/9) diperkirakan akan menjadi puncak kegiatan arus mudik Lebaran 2009 (1430 H). Pergerakan kendaraan di beberapa  [ ... ]


Dapatkan Informasi Mudik di RTTMC
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Untuk memberikan info-info terkini seputar mudik pada Lebaran tahun 2010 ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membentuk Road Transport & Traffic Management Ce [ ... ]


Info Mudik Lebaran
Indonesia dan Malaysia Sepakat Selesaikan Masalah melalui Jalur Diplomasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Joint Commission for Bilateral Cooperation(JCBC) RI-Malaysia telah berlangsung pada 6 September 2010 di Kota Kinabalu, Malaysia dipimpin oleh Menlu RI, R.M. Marty M. Natalegawa, dan Menlu Ma [ ... ]


RI - Malaysia Bertemu, Bahas Perbatasan Laut dan Insiden Perairan Bintan
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Menlu RI - Malaysia di Kota Kinabalu membahas perlindungan WNI/TKI di Malaysia, dan bukan saja membahas mengenai perbatasan laut dan insiden perairan Bintan yang terjadi 13 Agustus 2010 da [ ... ]


Berita Umum Internasional
Pembiaran Aparat Keamanan Membuat Gerakan RMS Semakin Berani
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan dan aksi Republik Maluku Selatan (RMS) semakin lama semakin berani ini terbukti saat. Frans Sinmiasa diduga juga berperan penting dalam rencana pengibaran bendera "benang raja" saat puncak Sa [ ... ]


RMS Dan OPM Diduga Terkait Jaringan Multinasional Anti NKRI
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) disinyalir merupakan jaringan multinasional untuk merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Presidium ICMI Mud [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Lebih dari 100.000 Warga Prancis Protes Pengusiran Etnis Minoritas Romania oleh Sarkozy
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kebijakan Presiden Nicolas Sarkozy dianggap sebagai perlakuan yang sangat rasis, saat Pemerintah Prancis mengusir ribuan orang Rumania dengan alasan belum dapat diterima umum.  Kebijakan ini memicu p [ ... ]


Komnas HAM : Terjadi Pelanggaran HAM Serius pada Kasus Buol Berdarah
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sementara ini telah mengidentifikasi beberapa bentuk indikasi pelanggran hak asasi di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan menilai telah terjadi pelangga [ ... ]


Isu Kemerdekaan Universal
LMB Karimun Sesalkan Provokasi Perang dengan Malaysia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Laskar Melayu Bersatu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyesalkan aksi provokasi menentang Malaysia yang dilakukan beberapa kelompok massa di tanah air terkait insiden Tanjung Berakit, Bint [ ... ]


PKB : Perang dengan Malaysia Tidak Ada Gunanya
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar menyatakan menolak perang dengan Malaysia, karena perang itu dianggap tidak ada gunanya. Pihaknya lebih menitikberatkan kepada diplomasi yang akan dilakukan pem [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang
Perang Semakin Sulit, Obama dan Sekjen NATO Bertemu
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Meningkatnya tantangan perang di Afghanistan yang ditandai dengan peningkatan jumlah tentara ISAF yang tewas, penurunan dukungan masyarakat internasional, dan peningkatan penolakan rakyat AS membuat P [ ... ]


Obama Salah Ucap yang Berakibat Perubahan Kebijakan
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang biasanya fasih berpidato dan memiliki kemampuan verbal yangn tinggi untuk mengangkat kalimat demi kalimat dengan sangat baik, tetapi ternyata bisa salah ucap [ ... ]


Isu Perang Afghanistan
Indonesia Akan Menambah Kapal Selam
26/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Armada kapal selama yang dimiliki oleh Indonesia yang hanya dua buah, dianggap kurang baik untuk melakukan patroli laut, dan rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan penambahan.

"Kami akan menam [ ... ]


Membangun Manjemen Komunikasi Strategi Pertahanan Dalam Alam Demokrasi untuk Mempertahankan Keutuhan Wilayah dan Menegakkan Kedaulatan Negara
25/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Era globalisasi dimana suatu era yang serba terbuka telah melahirkan demokratisasi yang dalam prakteknya diapresiasikan dengan kebebasan menyampaikan pendapat. Keterbukaan terutama akses informasi men [ ... ]


Isu Militer dan Pertahanan
Pejabat Sebaiknya Menolak Gratifikasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Para penyelenggara negara atau pegawai negeri sebaiknya tidak menerima gratifikasi, alih-alih bisa terkena pasal suap. Gratifikasi, belakangan ini semakin sering kita dengar, terutama setelah Komisi P [ ... ]


Demi Membersihkan Institusi Kepolisian, Pemerintah Meksiko PHK Ribuan Polisi Korup
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Mungkin hal ini bisa menjadi pejaran baik bagi Indonesia. Usaha melawan korupsi tidak dilakukan setengah-setengah yang dibuktikan dengan kebijakan Pemerintah di Meksiko untuk memecat hampir 10 persen  [ ... ]


Melawan Korupsi
Netralitas Birokrasi Pemerintah Harus Terus Dibudayakan
29/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negara, abdi masyarakat , dan dalam tugas sehari-hari berada dalam mesin birokrasi pemerintahan, tetapi netralitas birokrasi pemerintahan terhadap kekuatan  [ ... ]


Anas Urbaningrum:Pemilihan Kepala Daerah Langsung Oleh Rakyat Lebih Baik dari Pada DPRD
24/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat lebih baik bagi pembangunan demokrasi daripada dipilih DPRD.

"Kami ti [ ... ]


Isu Demokrasi

Isu Ekonomi

BSN Rancang Empat Kegiatan Prioritas
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Badan Standardisasi Nasional  (BSN)  merancang    empat kegiatan prioritas bidang, yakni Pengembangan Sistem Nasional    Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, Perumusan Standar, Peningkatan [ ... ]


BI Lakukan Langkah Antisipatif Hadapi Tekanan Inflasi
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, Ekonomi Indonesia masih menghadapi risiko tekanan inflasi yang berasal dari berbagai sumber. Hal tersebut disampaikannya pada rapat kerja d [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya

Wacana Redenominasi

Redenominasi Membangun Tembok Besar dan Tinggi Untuk Melindungi Nilai Rupiah
09/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Saya terus terang Selama ini selalu mengkritisi kinerja pemerintah secara serius, tetapi untuk kali ini ketika wacana redenominasi ini saya sontak langsung girang. Mengapa bi [ ... ]


Redenominasi Tidak Sama Dengen Sanering
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasuton membuat gebrakan, walaupun ini baru sekedar wacana yang muncul di kalangan BI saja. Wacana yang dilontarkan g [ ... ]


Bursa Saham

Keabsahan Penggunaan Barang Milik Negara sebagai Underlying Asset SBSN Diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pengaturan penggunaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai underlying asset  Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga [ ... ]


Bursa Saham

Isu Good Governance

Revitalisasi Industri Benih untuk Memperkuat Ketahanan Pangan
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Dalam rangka mengidentifikasi masalah perbenihan nasional khususnya pada kegiatan Revitalisasi Pupuk dan Benih Nasional, 2 September kemarin, I Wayan Budiastra, Asisten Deputi Urusan Kompetensi Kelemb [ ... ]


Stop Kebiasaan Berorientasi Proyek
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto mengatakan, aparatur negara harus meninggalkan kebiasaan lama, yakni bila proyek berakhir maka berakhir pul [ ... ]


Isu Good Governance Lainnya

Isu ASEAN

ASEAN dan AS Bertemu 24 September
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Krisis ekonomi AS menyebabkan Presiden AS Barack Obama membuka torobosan-terobosan baru. AS tidak harus dengan masyarakat Eropa saja, atau Timur Tengah saja tetapi sudah mulai melihat kawasan Asia Ten [ ... ]


Apresiasi Negara-negara ASEAN Atas Peran Indonesia sebagai Problem Solver
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

“Negara-negara ASEAN, melihat Indonesia sebagai negara yang mampu menengahi permasalahan-permasalahan di ASEAN. Sebagai Negara, yang mampu memayungi negara-negara ASEAN untuk bisa bekerja sama,” d [ ... ]


Isu ASEAN

Sejarah Nusantara

Kutai, Kerajaan Pertama Nusantara
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang ditulis diatas yupa (tugu batu) yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan menggunak [ ... ]


Akhir Kejayaan Singasari
14/07/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu  (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu mu [ ... ]


Sejarah Nusantara

Who's Online

We have 64 guests and 1 member online
Mari Dukung Pemberangtasan Korupsi Di Indonesia!
free counters TopOfBlogs

Latest News

Popular

Sejarah Kemerdekaan

Perjuangan Raden Intan dan Raden Imba Melawan VOC di Lampung (1825-1860)
Tim Admin Indonesian Voices

Radin Intan II adalah salah satu pahlawan nasional dari Propinsi Lampung yang yang memimpin perlawanan rakyat Lampung ketika melawan penjajahan Belanda. Atas jasa dan pengorbanannya dalam membela kepe [ ... ]


Karawang Pusat Lumbung Padi Pasukan Sultan Agung Melawan VOC, 1628- 1629
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Ahmad Sanusi Sultan Agung (memerintah 1613-1646), raja terbesar dari Mataram, menggantikan ayahandanya, Panembahan Seda (ing) Krapyak, setelah ayahandanya ini wafat pada tahun 1613. Dalam kenyat [ ... ]


Sejarah Kota Yogyakarta yang Pernah Menjadi Ibu Kota RI
Tim Admin Indonesian Voices


Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa revolusi. Selain itu kota ini adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sri Paku Alam. Kota ya [ ... ]


Perjuangan Revolusi Panglima Besar Jenderal Soedirman
Tim Admin Indonesian Voices

Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) yang lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916.  Sejak kecil merupakan seorang santri yang taat dan soleh. Kecintaanya kepada rakyat dan ta [ ... ]


Perjuangan Panjang Maluku Terhadap Kolonialisasi Eropa
Tim Admin Indonesian Voices


Maluku merupakan salah satu propinsi tertua dalam sejarah Indonesia merdeka, dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Secara hi [ ... ]


Rapat Raksasa Di Lapangan Ikada, 19 September 1945
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Para Pemuda dan Mahasiswa yang memiliki rencana tersebut, dengan semangat juang tinggi yang menggunakan nama panitia “Komite aksi”, menganggap Pemerintah harus didesak dan dimotivasi terus agar sa [ ... ]


Peran AS, Inggris dan Australia Membantu NICA Menjajah Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Setelah berakhirnya perang dunia II dan Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu memberikan berbagai implikasi. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kaw [ ... ]


Aksi-Aksi Soekarno yang Bersejarah
Tim Admin Indonesian Voices

1945, Agustus
Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat, 17 Agustus, pukul 10 pagi di Pegangsaan Timur (sekarang Jalan Proklamasi), Jakarta. Kabinet pertama R [ ... ]


Tentara Australia Membonceng NICA ke Pulau Kalimantan
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pada bulan Oktober 1945, pesawat-pesawat udara Australia menyebarkan pamlet-pamlet berbahasa Indonesia dan dayak untuk memaklumatkan bahwa Markas Tertinggi Sekutu di Asia dan  [ ... ]


Kronologis Gerilya TNI Sebelum Serangan 1 Maret 1949 Ke Yogyakarta
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat MakmunBerhasilnya tentara Belanda menduduki tempat-tempat penting di kota Yogyakarta dalam waktu relatif singkat, menimbulkan kesan yang dalam pada masyarakat dan dunia interanasiona [ ... ]


Mesir Negara Pertama yang Secara Resmi Mendukung Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah proklamasi dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 oleh Ir. Soekarno dan Dr. Mohammad Hatta yang secara cepat tersebar ke berbagai penjuru negari dan bahkan d [ ... ]


Kembaliannya Papua Barat Ke RI
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Dalam usaha untuk melakuakan Pembebasan Irian Barat (Papua Barat sekarang ini), maka dilaksankanlah Operasi Trikora pada tahun 1961. Konflik Indonesia Belanda ini berjalan s [ ... ]


Menentang Perjanjian Postdam yang Mengembalikan Indonesia ke Penjajahan Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun
Perjuangan bawah tanah yang dilakukan para pejuang seperti Sutan Sjahrir, Soekarni, Chairoel Saleh, Adam Malik dan beberapa orang lainnya menyebabkan mereka mendapatkan akse [ ... ]


Penderitaan Bumi Putra Masa Tanam Paksa Hindia Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Pada masa VOC berkuasa dan menghujamkan penjajahan di nusantara. Masa-masa sulit bangsa dan rakyat Indonesia adalah pada masa tanam paksa. Hal ini terjadi saat kekuasaan VOC [ ... ]


Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Oleh Sumantiri B. Sugeo dan Heri Hidayat Makmun

Masa paling keras kedua setelah perang Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran para pejuang Republik Indonesia dalam menghadapi Agresi Militer [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang