Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Indonesian People's Voices. Have contents about Indonesian Voices Article, Opinion and Information about Awareness! and waking up! Indonesian Peoples. Indonesian Voices for Good Government Governance, How are Indonesian and other country connetion? History about The freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti imperialism for Asian African Conference until now. Information of Indonesian Struggle for Indonesian Integration and Unity. Indonesian Voices for World Peace and Justice. Indonesian Voices English Version.

Home

Berbagai Pelanggaran HAM Amerika Serikat

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 
Oleh Josep Leonardi

Rakyat Vietnam dan Tentara Vietcong yang menjadi korban senjata pemusnah masal agent orangeTidak ada tingkah laku Amerika Serikat di dunia yang pada akhirnya tidak akan menjadi dilema dunia. Dalam kasus-kasus dikawasan Timur Tengah, Eropa Timur, Asia Timur dan sebagainya, peran AS selalu menjadi momok bagi stabilitas wilayah. Kerusakan alam, pelanggaran HAM, penjajahan dan perebutan akses ekonomi atas minyak dan sebagainya menjadi misi utama AS dalam kancah politik luar negerinya.

Pada contoh kasus-kasus seperti Grenada, El Salvador dan Nikaragua. Bisa dilihat walaupun tidak ada keuntungan ekonomi yang dijanjikan, tetapi kemandirian negara-negara dunia ketiga yang tidak terikat pada Washington akan mendapatkan stigma "membahayakan". Negara seperti ini tidak akan dijadikan sekutu. Ancaman embargo ekonomi sampai pada invansi militer harus siap ditanggungnya. Faktor ekonomi menjadi nomor dua, strategi wilayah dianggap menjadi penting.

Paska runtuhnya Uni Soviet yang ditandai dengan dirubuhkannya tembok Berlin, ternyata kebijakan AS tidak berubah. Ditahun 1993 mereka menyerang Somalia dengan maksud ikut campur untuk menata ulang peta politik negara tersebut. AS juga Ikut campur juga untuk menumpas gerakan perlawanan di Peru, Meksiko, Kolombia, dan Ekuador. Hal ini dilakukan di Amerika Latin di tahun 1960-an, 1970-an, 1980-an sampai tahun 1990-an.

Paling parah pelanggaran HAM oleh AS di tanah Vietnam. Atas dasar tuduhan Vietnam sebagai pelaku idiologi komunis dan sosialis. AS banyak melakukan kejahatan perang dalam kurun waktu berlangsungnya perang Vietnam, termasuk penggunaan senjata kimia yang ilegal. Selama Perang Vietnam, Amerika dilaporkan telah menggunakan sedikitnya tujuh juta liter senyawa kimia, yang dikenal dengan nama Agent Orange. "Bagaimana mungkin Amerika mengklaim ingin melucuti senjata pemusnah massal Irak dengan menggelar perang, sementara mereka sendiri jelas-jelas menggunakannya dalam Perang Vietnam?" tutur Ketua Palang Merah Vietnam Nguyen Trong Nhan, mempertanyakan kembali kebijakan yang ditempuh Negeri Paman Sam. Dampaknya terlihat jelas terhadap ribuan anak di Vietnam yang terlahir cacat dan tersebar di sejumlah rumah sakit di Kota Hanoi dan Kota Ho Chi Minh. "Seorang kriminal [dalam kasus ini pemerintah Amerika] tentu tidak mudah mengakui perbuatannya. Karena itulah, masyarakat dunia akan mengutuk semua tindakannya," kata Nhan, geram.

Antara tahun 1662 dan 1971, AS menumpahkan 19 juta galon racun tanaman (herbisida) di Vietnam, dan yang paling ganas adalah 12 juta galon agent orange (herbisida dengan kadar racun yang sangat kuat), yang mengandung dioksin, racun yang merusak pusat susunan syaraf dan melumpuhkan sistem kekebalan tubuh, menyebabkan kanker, diabetes, bronkhitis kronis, denyut jantung tak beraturan, kerusakan kalenjer gondok, IQ rendah pada anak-anak, bayi lahir cacat, kerusakan otak, sumbing, katarak, dan cacat kaki.

Agent Orange adalah kode untuk herbisida yang acap digunakan di kawasan beriklim tropis. Senyawa kimia tersebut terdiri dari campuran seimbang antara zat kimia yang diketahui berstruktur 2,4,D dan 2,4,5,T. Selain dioxin, kontaminasi yang dihasilkan dari senyawa tersebut adalah TCDD, yang mengandung dibenzofurans dan pcb. Berdasarkan uji penelitian di laboratorium, TCDD mengakibatkan beragam penyakit, dan beberapa di antaranya berdampak fatal.

Dari dua juta orang Vietnam yang terbunuh selama masa perang, sekitar satu juta adalah korban agent orange. Selain menebarkan agent orange ke seluruh penjuru Vietnam, lebih dari dua puluh kali pasukan khusus AS menggunakan gas syaraf sarin kepada tentara Vietnam maupun sipil. Sekedar mengingatkan, gas inilah yang dilepaskan di pagi hari bulan Maret 1995 di stasiun subway Tokyo oleh para pengikut sekte Aum Shinrikyo, sebuah sekte keagamaan yang dipimpin oleh Shoko Asahara. Peristiwa ini menewaskan 12 orang dan melukai 5.000 orang lainnya yang waktu itu memadati stasiun subwey. Tahun sebelumnya, dengan gas yang sama, pengikut sekte ini membunuh 7 orang di kota Marsumoto.

Traktat Paris ditandatangani tanggal 27 Januari 1973, dan dengan itu pasukan Amerika harus ditarik dari Vietnam. Dua tahun kemudian, tanggal 30 April 1975, Sigon jatuh dan Perang Vietnam berakhir dengan kemenangan Vietnam Utara.

Perang berakhir bukanlah berarti berakhirnya penderitaan warga Vietnam. Korban-korban tetap berjatuhan setelah itu. Selama masa perang, Amerika menyemprotkan 19 juta galon agent orange dalam rangka untuk menghancurkan pangan dan perlindungan musuh. Racun tanamaan itu tetap bekerja dengan baik hingga bertahun-tahun setelah perang, dan sudah merambah generasi ketiga korbannya sampai hari ini.

Bulan November 2000, menjelang kunjungan Clinton ke Vietnam, BBC membuat laporan tentang warisan agent orange dan memajang di website-nya sejumlah foto anak-anak Vietnam yang mengalami cacat lahir. To Tien Hoa, seorang kakek berusia 65 tahun yang menghabiskan masa tujuh tahun bertempur melawan Amerika, mengatakan bahwa ia disemprot berulang kali dengan agent orange. "Anak saya lahir cacat kaki dan sekarang cucu saya tidak memiliki kaki, sedangkan tangannya cacat," katanya sebagaimana dikutip BBC. "Saya yakin ini karena agent orange."

Chris Hatfield, seorang Kanada, telah melakukan survei yang saksama tentang agent orange ini terutama di daerah-daerah bekas pangkalan udara AS tempat penyimpanan herbisida. Ia mengatakan bahwa tempat itu sungguh sangat tercemar bahan kimia beracun dan dibeberapa tempat racun dioksin itu tidak benar-benar berkurang sama sekali. "Dioksin berpindah dari tanah ke endapan empang dan masuk ke tubuh ikan-ikan yang dipelihara di empang itu, kemudian masuk ke dalam darah dan air susu ibu," katanya.

"Sejauh ini pemerintah Vietnam tidak bisa melakukan apa-apa untuk pembersihan," kata Profesor Le Cao Dai, direktur eksekutif Dana Korban Agent Orange dan salah satu orang Vietnam yang ahli dalam permasalahan ini. Untuk menyingkirkan racun itu, katanya, tanah yang tercemari harus dipanaskan dengan temperatur yang sangat tinggi, ini tentunya sebuah proses yang mahal. Apalagi dengan luas areal yang terkontaminasi yang sangat lebar dan tersebar. Banyak orang cacat lahir di desa-desa yang disemprot racun tersebut.

Di luar Agent Orange yang masih tetap menguasai Vietnam warisan AS lainnya yang tetap bercokol lama disana adalah ranjau darat. Ranjau-ranjau itu, yang ditanam oleh tentara AS, bisa meledak setiap saat dan meminta korban. Hoan Quang Sy, 11 tahun. Kehilangan tangan kirinya akibat ledakan ranjau darat sisa perang Vietnam. Presiden Clinton melihat anak itu mengulurkan jabat tangan kepadanya ketika ia berkunjung ke Vietnam pada bulan November 2000.

Clinton juga bertemu dengan Nguyun Duc Huynh yang kehilangan mata dan tangan, dan juga bertemu Nguyen Duc Hoa yang terbakar wajarnya. Keduanya berusia 12 tahun. Ranjau-ranjau yang tidak meledak di masa perang tetap membunuh sekitar 2000 orang Vietnam dalam setahun.

Namun walaupun berbagai ranjau ini masih sangat berbahaya AS masih tidak mau menandatangai kesepakatan bahwa pemakaian ranjau darat adalah tidak syah. Amerika Serikat memiliki stok ranjau darat sebanyak 11 juta. Walapun Clinton sudah pernah mengunjungi Vietnam tetapi tidak pernah ada seuntai kata yang menunjukkan permintaan maaf negara itu kepada Vietnam. Apalagi masa setelah Presiden G Bush berkuasa, selain tidak pernah akan mengatakan itu. Bush mengatakan bahwa Vietnam sebagai contoh negara yang bandel.

Masih ada satu lagi senjata pemusnah masal yang digunakan AS di Vietnam, yaitu Fosfor Putih. Bahan kimia ini adalah unsur kimia yang memiliki lambang P dengan nomor atom 15.Fosfor berupa nonlogam, bervalensi banyak, termasuk golongan nitrogen, banyak ditemui dalam batuan fosfat anorganik dan dalam semua sel hidup tetapi tidak pernah ditemui dalam bentuk unsur bebasnya.

Fosfor amatlah reaktif, memancarkan pendar cahaya yang lemah ketika bergabung dengan oksigen, ditemukan dalam berbagai bentuk, dan merupakan unsur penting dalam makhluk hidup. Kegunaan fosfor yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk, dan secara luas digunakan dalam bahan peledak, korek api, kembang api, pestisida, odol, dan deterjen.

Jika digunakan sebagai senjata, misalnya dimasukkan dalam bom maka efek dari bom fosfor putih yang digunakan oleh tentara Israel untuk membunuh penduduk Palestina ini akan terus terbakar selama masih ada oksigen yang mengenainya, dan apabila korban yg terkena serbuk ini, akan terus terbakar selama masih ada oksigen didalam tubuhnya, bahkan sampai ketulang-tulang, dan terjadi secara perlahan-lahan.

Bubuk kimia ini pernah digunakan pasukan AS pada saat perang melawan Pasukan Irak dan Vietnam. Tentu saja penggunaan senjata ini tergolong sangat kejam, karena bukan saja untuk bermaksud sekedar membunuh tetapi juga akan sangat menyakiti korbannya yang pada akhirnya akan terbunuh.

Di tempat lain AS menghujani Irak dengan bom tahun 1991. Penyerbuan ini dilakukan sebelum invansi AS atas Irak yang sekarang. AS mendirikan pangkalan militer di Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, Qatar, Oman, dan Uni Emirat Arab. Kemudian operasi badai gurun dilancarkan kembali sampai saat ini.

AS juga ikut dalam konflik Yugoslavia di tahun 1999 yang akhirnya negara ini pecah. AS mendirikan pangkalan senjata di Kosovo, Georgia, Albania, Bulgaria, Makedonia, Hungaria, Bosnia, dan Kroasia. Kemudain setelah menginvansi Afghanistan tahun 2001 sampai saat ini. AS mendirikan pangkalan militer di Afghanistan, Pakistan, Kazakhstan, Georgia, Yaman dan Djibouti.

Di Jepang, Korea Selatan, Taiwan AS juga mendirikan pangkalan militernya. Bahkan Yukosuka pangkalan marinir AS di Jepang dijadikan sebagai pusat kekuatan nuklir di Asia Timur. Berbagai kapal induk berkekuatan nuklir hilir mudik disini, contoh seperti Kapal Induk USS George Washington. Pemimpin Partai Demokrat Sosial Mizuho Fukushima dalam satu pidato pada unjukrasa itu mengatakan bahwa; "Satu kapal induk berbahan nuklir adalah lebih berbahaya ketimbang generasi kekuatan nuklir". Dalam kaitannya dengan perang globar AS yang selalu memaksa Jepang ikut, ia juga berkomentar, "Jepang , yang memiliki konstitusi damai, harus tidak terlibat dalam perang tak pantas AS."

Di tempat lain saat ini, AS juga mempertahankan sebuah perebutan wilayah yang dilakukan secara tidak sah oleh Israel terhadap bangsa Palestina yang lemah secara militer dan sumber daya. Mereka harus menghadapi mesin perang canggih buatan AS. Seperti agresi Israel baru-baru ini di Gaza yang membunuh ribuan penduduk sipil anak-anak dan wanita. Apa yang dilakukan oleh Israel ini disetujui oleh pemerintahan Bush dan Obama.

Kita juga harus ingat tentang Guantanamo, sebuat kamp tahanan terkejam di dunia. Kamp tahanan yang Teluk Guantanamo dijadikan pangkalan Angkatan Laut AS, dan di situ ditempatkan sekitar 9.500 orang marinir. AS resminya menyewa Pangkalan AL Guantanamo ini dari pemerintah Kuba sebelum Castro. Castro tidak mengakui perjanjian itu, namun dia tidak berdaya mengusir para serdadu AS tersebut karena AS berdalih bahwa perjanjian sewa-menyewa itu resmi dan dilindungi hukum internasional. Sebuah kebohongan yang amat nyata.

Lalu, sejak awal tahun 2002, Guantanamo dijadikan penjara hidup paling kejam di dunia.[rujukan?] Di tempat tersebut disembunyikan sekitar 500 tahanan yang dituduh AS sebagai teroris. Tahanan yang tertuduh tidak melalui proses pengadilan yang adil. Semua tahanan rata-rata dicomot begitu saja dan langsung ditahan. Walaupun Presiden Obama telah memutuskan untuk menutup kamp ini, tetapi sampai sekarang status tahanan masih terkatung-katung. Pada umumnya para tahanan ini mengalami kerusakan fisik dan fisikis yang teramat berat.

Dalam masalah Irak memang AS akan keluar dari Irak pada Agustus 2010 tetapi justru AS meningkatkan jumlah tentara di Afghanistan era Obama. Dari pos-pos di Irak dan Afghanistan ini pasukan AS juga banyak melakukan serangan ke wilayah Pakistan yang mengorbarkan masyarakat sipil.

Di China, yaitu provinsi Liaotung, Liaohsi, Sungkiang, Kirin, Heilungkiang, dan Jehol, militer AS juga pernah menggunakan senjata biologi selama tiga bulan pertama pada 1952. Senjata biologi ini berisi 35 variasi penyakit yang dihasilkan lalat, kutu, nyamuk, jangkrik, kutu gurun, tikus, daging yang sudah terkontaminasi, ikan mati, daun, bulu ayam, yang bisa saling terkontaminasi satu sama lain.

Dengan bangsanya sendiri, militer AS pernah terbongkar sebuah percobaan senjata biologi yang terjadi pada Maret 1976. Menurut pengakuan dari pihak militer AS sendiri bahwa telah menyebarkan kuman antraks di jaringan kereta api bawah tanah di tengah Kota New York. Pengakuan jajaran militer kepada Kongres di tahun 1998 ini telah membuka tabir bahwa percobaan senjata mungkin juga telah terjadi diwaktu-waktu yang lain. Pada Desember 1976 misalnya, kalangan militer juga telah menyebar serangan senjata biologi berisi bakteri patogen dan diletakkan pada sejumlah bola lampu di kereta bawah tanah.

Pada 27 September 1950, ahli mikro biologi AS juga sempat menyebar bakteri yang sama milik Angkatan Laut di Teluk San Francisco. Awan kuman tersebar sepanjang 314 kilometer persegi berpopulasi lebih dari satu juta virus. Eksperimen Harris menewaskan 13 orang, dan dideteksi menderita infeksi katup jantung.

Dari periode 1950 hingga 1966, angkatan bersenjata AS juga kerap menyebar kuman patogen Serratia alias Aspergillus fumigatus. Wilayah korbannya adalah Florida, basis tentara di California, Alabama, Pennsylvania, dan di sekitar kawasan Pentagon, Washington. Hingga 1998, hanya Harris dan rekannya William Leavitt, yang ditahan atas pelaksanaan pembantaian secara biologis itu.

Sulit diterima akal pikiran sehat bagi bangsa yang tidak mengalami kemenangan World War II. Efek dari World War II masih terus berlanjut untuk membangun empire nation tanpa melakukan pelanggaran HAM berat di m ana-mana. Itulah Amerika Serikat pelanggar berat HAM dunia nomor wahid yang justru mengaku sebagai pengawas HAM. Wajar saja jika pemerintah China baru-baru ini memprotes tindakan-tindakan AS didunia dengan pernyataan, ”Stop US as supervisory human rights!”
 
Blackberry Melanggar UU, Pemerintah Ancam Tutup Layanan Blackbarry di Indonesia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengancam akan menutup layanan Blackberry di Indonesia bila produsennya, Research in Motion (RIM), menolak untuk memblokir konten porn [ ... ]


Menjaga dan Melestarikan Laut Perlu Kerjasama Semua Pihak
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Tingkat pencemaran di beberapa wilayah perairan Indonesia pada saat ini telah berada pada kondisi yang tidak terkendali, serta laju sedimentasi yang masuk ke perairan juga terus meningkat. Sementara i [ ... ]


Berita Umum Nasional
Puncak Mudik Diperkirakan Jumat
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lonjakan arus mudik di jalan raya terus menunjukkan peningkatannya. Hari ini, Jumat (18/9) diperkirakan akan menjadi puncak kegiatan arus mudik Lebaran 2009 (1430 H). Pergerakan kendaraan di beberapa  [ ... ]


Dapatkan Informasi Mudik di RTTMC
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Untuk memberikan info-info terkini seputar mudik pada Lebaran tahun 2010 ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membentuk Road Transport & Traffic Management Ce [ ... ]


Info Mudik Lebaran
Indonesia dan Malaysia Sepakat Selesaikan Masalah melalui Jalur Diplomasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Joint Commission for Bilateral Cooperation(JCBC) RI-Malaysia telah berlangsung pada 6 September 2010 di Kota Kinabalu, Malaysia dipimpin oleh Menlu RI, R.M. Marty M. Natalegawa, dan Menlu Ma [ ... ]


RI - Malaysia Bertemu, Bahas Perbatasan Laut dan Insiden Perairan Bintan
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Menlu RI - Malaysia di Kota Kinabalu membahas perlindungan WNI/TKI di Malaysia, dan bukan saja membahas mengenai perbatasan laut dan insiden perairan Bintan yang terjadi 13 Agustus 2010 da [ ... ]


Berita Umum Internasional
Pembiaran Aparat Keamanan Membuat Gerakan RMS Semakin Berani
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan dan aksi Republik Maluku Selatan (RMS) semakin lama semakin berani ini terbukti saat. Frans Sinmiasa diduga juga berperan penting dalam rencana pengibaran bendera "benang raja" saat puncak Sa [ ... ]


RMS Dan OPM Diduga Terkait Jaringan Multinasional Anti NKRI
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) disinyalir merupakan jaringan multinasional untuk merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Presidium ICMI Mud [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Lebih dari 100.000 Warga Prancis Protes Pengusiran Etnis Minoritas Romania oleh Sarkozy
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kebijakan Presiden Nicolas Sarkozy dianggap sebagai perlakuan yang sangat rasis, saat Pemerintah Prancis mengusir ribuan orang Rumania dengan alasan belum dapat diterima umum.  Kebijakan ini memicu p [ ... ]


Komnas HAM : Terjadi Pelanggaran HAM Serius pada Kasus Buol Berdarah
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sementara ini telah mengidentifikasi beberapa bentuk indikasi pelanggran hak asasi di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan menilai telah terjadi pelangga [ ... ]


Isu Kemerdekaan Universal
LMB Karimun Sesalkan Provokasi Perang dengan Malaysia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Laskar Melayu Bersatu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyesalkan aksi provokasi menentang Malaysia yang dilakukan beberapa kelompok massa di tanah air terkait insiden Tanjung Berakit, Bint [ ... ]


PKB : Perang dengan Malaysia Tidak Ada Gunanya
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar menyatakan menolak perang dengan Malaysia, karena perang itu dianggap tidak ada gunanya. Pihaknya lebih menitikberatkan kepada diplomasi yang akan dilakukan pem [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang
Perang Semakin Sulit, Obama dan Sekjen NATO Bertemu
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Meningkatnya tantangan perang di Afghanistan yang ditandai dengan peningkatan jumlah tentara ISAF yang tewas, penurunan dukungan masyarakat internasional, dan peningkatan penolakan rakyat AS membuat P [ ... ]


Obama Salah Ucap yang Berakibat Perubahan Kebijakan
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang biasanya fasih berpidato dan memiliki kemampuan verbal yangn tinggi untuk mengangkat kalimat demi kalimat dengan sangat baik, tetapi ternyata bisa salah ucap [ ... ]


Isu Perang Afghanistan
Indonesia Akan Menambah Kapal Selam
26/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Armada kapal selama yang dimiliki oleh Indonesia yang hanya dua buah, dianggap kurang baik untuk melakukan patroli laut, dan rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan penambahan.

"Kami akan menam [ ... ]


Membangun Manjemen Komunikasi Strategi Pertahanan Dalam Alam Demokrasi untuk Mempertahankan Keutuhan Wilayah dan Menegakkan Kedaulatan Negara
25/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Era globalisasi dimana suatu era yang serba terbuka telah melahirkan demokratisasi yang dalam prakteknya diapresiasikan dengan kebebasan menyampaikan pendapat. Keterbukaan terutama akses informasi men [ ... ]


Isu Militer dan Pertahanan
Pejabat Sebaiknya Menolak Gratifikasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Para penyelenggara negara atau pegawai negeri sebaiknya tidak menerima gratifikasi, alih-alih bisa terkena pasal suap. Gratifikasi, belakangan ini semakin sering kita dengar, terutama setelah Komisi P [ ... ]


Demi Membersihkan Institusi Kepolisian, Pemerintah Meksiko PHK Ribuan Polisi Korup
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Mungkin hal ini bisa menjadi pejaran baik bagi Indonesia. Usaha melawan korupsi tidak dilakukan setengah-setengah yang dibuktikan dengan kebijakan Pemerintah di Meksiko untuk memecat hampir 10 persen  [ ... ]


Melawan Korupsi
Netralitas Birokrasi Pemerintah Harus Terus Dibudayakan
29/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negara, abdi masyarakat , dan dalam tugas sehari-hari berada dalam mesin birokrasi pemerintahan, tetapi netralitas birokrasi pemerintahan terhadap kekuatan  [ ... ]


Anas Urbaningrum:Pemilihan Kepala Daerah Langsung Oleh Rakyat Lebih Baik dari Pada DPRD
24/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat lebih baik bagi pembangunan demokrasi daripada dipilih DPRD.

"Kami ti [ ... ]


Isu Demokrasi

Isu Ekonomi

BSN Rancang Empat Kegiatan Prioritas
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Badan Standardisasi Nasional  (BSN)  merancang    empat kegiatan prioritas bidang, yakni Pengembangan Sistem Nasional    Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, Perumusan Standar, Peningkatan [ ... ]


BI Lakukan Langkah Antisipatif Hadapi Tekanan Inflasi
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, Ekonomi Indonesia masih menghadapi risiko tekanan inflasi yang berasal dari berbagai sumber. Hal tersebut disampaikannya pada rapat kerja d [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya

Wacana Redenominasi

Redenominasi Membangun Tembok Besar dan Tinggi Untuk Melindungi Nilai Rupiah
09/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Saya terus terang Selama ini selalu mengkritisi kinerja pemerintah secara serius, tetapi untuk kali ini ketika wacana redenominasi ini saya sontak langsung girang. Mengapa bi [ ... ]


Redenominasi Tidak Sama Dengen Sanering
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasuton membuat gebrakan, walaupun ini baru sekedar wacana yang muncul di kalangan BI saja. Wacana yang dilontarkan g [ ... ]


Bursa Saham

Keabsahan Penggunaan Barang Milik Negara sebagai Underlying Asset SBSN Diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pengaturan penggunaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai underlying asset  Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga [ ... ]


Bursa Saham

Isu Good Governance

Revitalisasi Industri Benih untuk Memperkuat Ketahanan Pangan
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Dalam rangka mengidentifikasi masalah perbenihan nasional khususnya pada kegiatan Revitalisasi Pupuk dan Benih Nasional, 2 September kemarin, I Wayan Budiastra, Asisten Deputi Urusan Kompetensi Kelemb [ ... ]


Stop Kebiasaan Berorientasi Proyek
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto mengatakan, aparatur negara harus meninggalkan kebiasaan lama, yakni bila proyek berakhir maka berakhir pul [ ... ]


Isu Good Governance Lainnya

Isu ASEAN

ASEAN dan AS Bertemu 24 September
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Krisis ekonomi AS menyebabkan Presiden AS Barack Obama membuka torobosan-terobosan baru. AS tidak harus dengan masyarakat Eropa saja, atau Timur Tengah saja tetapi sudah mulai melihat kawasan Asia Ten [ ... ]


Apresiasi Negara-negara ASEAN Atas Peran Indonesia sebagai Problem Solver
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

“Negara-negara ASEAN, melihat Indonesia sebagai negara yang mampu menengahi permasalahan-permasalahan di ASEAN. Sebagai Negara, yang mampu memayungi negara-negara ASEAN untuk bisa bekerja sama,” d [ ... ]


Isu ASEAN

Sejarah Nusantara

Kutai, Kerajaan Pertama Nusantara
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang ditulis diatas yupa (tugu batu) yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan menggunak [ ... ]


Akhir Kejayaan Singasari
14/07/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu  (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu mu [ ... ]


Sejarah Nusantara

Who's Online

We have 72 guests and 1 member online
Mari Dukung Pemberangtasan Korupsi Di Indonesia!
free counters TopOfBlogs

Latest News

Popular

Sejarah Kemerdekaan

Perjuangan Raden Intan dan Raden Imba Melawan VOC di Lampung (1825-1860)
Tim Admin Indonesian Voices

Radin Intan II adalah salah satu pahlawan nasional dari Propinsi Lampung yang yang memimpin perlawanan rakyat Lampung ketika melawan penjajahan Belanda. Atas jasa dan pengorbanannya dalam membela kepe [ ... ]


Karawang Pusat Lumbung Padi Pasukan Sultan Agung Melawan VOC, 1628- 1629
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Ahmad Sanusi Sultan Agung (memerintah 1613-1646), raja terbesar dari Mataram, menggantikan ayahandanya, Panembahan Seda (ing) Krapyak, setelah ayahandanya ini wafat pada tahun 1613. Dalam kenyat [ ... ]


Sejarah Kota Yogyakarta yang Pernah Menjadi Ibu Kota RI
Tim Admin Indonesian Voices


Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa revolusi. Selain itu kota ini adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sri Paku Alam. Kota ya [ ... ]


Perjuangan Revolusi Panglima Besar Jenderal Soedirman
Tim Admin Indonesian Voices

Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) yang lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916.  Sejak kecil merupakan seorang santri yang taat dan soleh. Kecintaanya kepada rakyat dan ta [ ... ]


Perjuangan Panjang Maluku Terhadap Kolonialisasi Eropa
Tim Admin Indonesian Voices


Maluku merupakan salah satu propinsi tertua dalam sejarah Indonesia merdeka, dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Secara hi [ ... ]


Rapat Raksasa Di Lapangan Ikada, 19 September 1945
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Para Pemuda dan Mahasiswa yang memiliki rencana tersebut, dengan semangat juang tinggi yang menggunakan nama panitia “Komite aksi”, menganggap Pemerintah harus didesak dan dimotivasi terus agar sa [ ... ]


Peran AS, Inggris dan Australia Membantu NICA Menjajah Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Setelah berakhirnya perang dunia II dan Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu memberikan berbagai implikasi. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kaw [ ... ]


Aksi-Aksi Soekarno yang Bersejarah
Tim Admin Indonesian Voices

1945, Agustus
Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat, 17 Agustus, pukul 10 pagi di Pegangsaan Timur (sekarang Jalan Proklamasi), Jakarta. Kabinet pertama R [ ... ]


Tentara Australia Membonceng NICA ke Pulau Kalimantan
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pada bulan Oktober 1945, pesawat-pesawat udara Australia menyebarkan pamlet-pamlet berbahasa Indonesia dan dayak untuk memaklumatkan bahwa Markas Tertinggi Sekutu di Asia dan  [ ... ]


Kronologis Gerilya TNI Sebelum Serangan 1 Maret 1949 Ke Yogyakarta
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat MakmunBerhasilnya tentara Belanda menduduki tempat-tempat penting di kota Yogyakarta dalam waktu relatif singkat, menimbulkan kesan yang dalam pada masyarakat dan dunia interanasiona [ ... ]


Mesir Negara Pertama yang Secara Resmi Mendukung Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah proklamasi dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 oleh Ir. Soekarno dan Dr. Mohammad Hatta yang secara cepat tersebar ke berbagai penjuru negari dan bahkan d [ ... ]


Kembaliannya Papua Barat Ke RI
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Dalam usaha untuk melakuakan Pembebasan Irian Barat (Papua Barat sekarang ini), maka dilaksankanlah Operasi Trikora pada tahun 1961. Konflik Indonesia Belanda ini berjalan s [ ... ]


Menentang Perjanjian Postdam yang Mengembalikan Indonesia ke Penjajahan Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun
Perjuangan bawah tanah yang dilakukan para pejuang seperti Sutan Sjahrir, Soekarni, Chairoel Saleh, Adam Malik dan beberapa orang lainnya menyebabkan mereka mendapatkan akse [ ... ]


Penderitaan Bumi Putra Masa Tanam Paksa Hindia Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Pada masa VOC berkuasa dan menghujamkan penjajahan di nusantara. Masa-masa sulit bangsa dan rakyat Indonesia adalah pada masa tanam paksa. Hal ini terjadi saat kekuasaan VOC [ ... ]


Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Oleh Sumantiri B. Sugeo dan Heri Hidayat Makmun

Masa paling keras kedua setelah perang Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran para pejuang Republik Indonesia dalam menghadapi Agresi Militer [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang