Indonesian peoples thing..

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Indonesian People's Voices. Have contents about Indonesian Voices Article, Opinion and Information about Awareness! and waking up! Indonesian Peoples. Indonesian Voices for Good Government Governance, How are Indonesian and other country connetion? History about The freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti imperialism for Asian African Conference until now. Information of Indonesian Struggle for Indonesian Integration and Unity. Indonesian Voices for World Peace and Justice. Indonesian Voices English Version.

Home

Gerakan "Mengobok-Obok" NKRI

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 

Oleh Heri Hidayat Makmun

Saya mengalami kekuatiran yang sangat dalam terhadap keutuhan bangsa ini. Bukan hal yang tidak mungkin lagi bagi anak bangsa yang prihatin dan memiliki kekuatiran yang tinggi terhadap resiko perpecahan pada NKRI. NKRI yang sulit dibangun dengan segala jerih payah dan cucuran darah para pahlawan kesuma bangsa kita digoyang dan dilepaskan emur keeratan kebangsaan dan nasionalisme kita dengan berbagai upaya yang sistemastis.

Mereka merangsak masuk pada sendi-sendi kekuatan kita dan melumerkan baja persatuan bangsa kita. Bagaikan virus yang menggerogoti pemikiran kita sendiri untuk pada akhirnya memberikan simpati pada usaha mereka. Seperti yang terjadi pada Timtim.

Hanya kebulatan tekad kita yang dapat meredam usaha-usaha tangan jahil imperialis yang masuk dan memecah belah, seperti cara-cara politik lama Belanda, devide et empera. Mereka berusaha memecah kita baik dari usaha di dalam dan diplomasi diluar. Negara adidaya mereka dekati dan negara tetangga yang berbatasi mereka kunjungi.

Mereka yang berusaha memecah-mecah dari dalam ini, berusaha secara sistematis untuk memberikan selalu peluang pada separatis RMS dan OPM. Para pemberontak ini jangan dianggap telah mati. Usaha-usaha mereka telah merangsak masuk justru pada sendi-sendi kekuatan kita.

Penerimaan personil baru TNI mulai distop, persenjataan yang usang tidak kunjung diperbaharui. Selain karena embargo senjata Amerika Serikat pada RI, juga dari gedung DPR melakukan embargo terhadap kucuran anggaran untuk pembelian senjata-senjata baru. Kesejahteraan TNI semakin tidak diperhatikan sementara. LSM asing makin bergerak bebas keluar masuk gedung DPR dan berbagai akses yang bertujuan melemahkan TNI. Garda terdepan pertahanan kita!


Konsolidasi mereka diluar semakin matang, Senat-senat Amerika Serikat yang dulu memberikan sokongan dan dukungan kepada NKRI mereka dekati. Berbagai LSM asing yang sebenarnya independent di propokasi dan dimasuki pemahaman baru.

Situs para senator AS ini secara terang-terangan mereka tidak pernah mengakui tentang keberadaan separatis OPM. Seperti tulisan saya yang beberapa waktu yang lalu yang berjudul “Tidak Ada Dukungan Internasional Terhadap OPM” yang kemudian dilink dan dibahas secara khusus pada situs OpenCongress.net yang merupakan situs tidak resmi para Senator AS. Tetapi perkelahian pemahaman dan ide paling bekecamuk justru pada situs ini. Pemikiran para senator lebih berani mereka ungkapkan disini.

Konsep memecah NKRI tidak dilakukan secara tiba-tiba dan untuk waktu jangka pendek, tetapi dilakukan untuk waktu yang sulit ditentukan, untuk berbagai misi yang cukup luas. Para ujung tombak mereka adalah LSM-LSM yang bergerak bebas di Indonesia. Dengan alasan menggelorakan semangat demokrasi, HAM, kesetaraan, gender dan sebagainya. Mereka dapat dengan leluasa memberikan pengaruh para berbagai elemen organisasi, dari yang paling vocal yaitu anak-anak mahasiswa kita sampai pada yang paling konservatif secara pemikiran dari kalangan Bapak-bapak kita yang duduk di DPR.

Semestinya kita bercermin pada kejadian dan sejarah berdirinya RI ini yaitu pada saat pecahnya perlawanan local yang dilakukan gerakan separatis RMS yang terdiri dari para mantan KNIL pada masa penjajahan Belanda. Pada November 1957 berbagai agen asing mulai masuk dan melakukan infiltrasi pada wilayah nusantara tanpa sepengetahuan TNI. Markas besar operasi ini berada di Singapura dengan restu dari Inggris dan melakukan basis militer di Filipina.

Puluhan ribu orang bersenjata dipersiapkan, dengan mentransfer senjata melalui udara yang dilakukan oleh pesawat-pesawat B.26 pada berbagai daerah yang akan menjadi basis konflik-konflik. Semua pesawat, senjata dan orang-orang yang melakukan gerakan infiltrasi dibersihkan dari berbagai atribut. Senjata yang terlihat jelas pabrik mana sedikit dimodifikasi.

Pada bulan Januari 1959 berbagai gerakan bersenjata illegal tersebut mulai berkobar di salah satu wilayah, yang kemudian menyebar pada daerah-daerah lainnya. Pesawat-pesawat asing melakukan semakin sering melakukan penerbangan diwilayah Nusantara. Bahkan merekak melakukan pengemboman pada tempat-tempat yang diduduki oleh TNI.

Pemimpin pemberontak Kolonel Alex Kawilarang mulai banyak melakukan aksi-aksi yang berani, akibat backing yang kuat diberbagai wilayah perbatasan dan diwilayah RI sendiri. Mereka yang didukung oleh pesawat-pesawat asing terseebut sudah mulai berani melakukan pengemboman di Ambon pada tanggal 15 Mei 1959, yang mengakibatkan terbunuhnya rakyat sipil.

Dalam pengeboman berikut di Ambon sebuah pesawat yang dikendarai oleh seorang pilot asing Allen Lawrence Pope tertembang jatuh. Pope yang berasal dari Perrine, Florida yang telah melakukan 55 kali dari berbagai misi infiltrasi diwilayah RI ini diamankan. Kemudian ia mendekam dipenjara RI selama 4 tahun. Pada akhirnya Sukarno mengampuninya atas permintaan Jaksa Agung Robert Kennedy.

Peran CIA di Indonesia benar-benar dapat ditelanjangi oleh dokumen yang di bawa Pope. Sebenarnya Pope dilarang keras untuk selalu membawa dokumen-dokumen rahasia dalam berbagai misinya. Tetapi Pope sadar bahwa tanpa dokumen dan identitas kewarganegaraan, maka ia akan kehilangan hak hukum sama sekali.

Pada tanggal 27 Mei 1959 Pemerintah Indonesia membawa material dokumen tersebut ke konferensi dunia. Dokumen ini menjungkirbalikkan pernyataan resmi pejabat-pejabat pemerintah AS. Salah satunya adalah pernyataan Eisenhower pada tanggal 30 April yang mengatakan bawah “kebijakan kami adalah bersikap netral dan melakuakan hal-hal yang sepantasnya sedemikian rupa sehingga kami tidak akan mengambil bagian dari apa yang bukan urusan kami.”

Itu pola-pola lama pihak asing meruntuhkan NKRI. Dalam tahap kontemporer ini peran-peran pemberontakan local bersenjata sudah dikurangi. Kecuali kemungkinan pemberontakan bersenjata yang dilakukan oleh separatis RMS dan GPM.

Peran LSM-LSM dan akses-akses informasi mulai di optimalkan. Pembentukan opini massa menjadi agenda penting sekarang. Keberhasilan pola-pola seperti ini berdasarkan pengalaman masa lalu ketika terjadi perseteruan Amerika Serikat VS Uni Soviet yang saling berebut pengaruh. Seperti kontroversi tentang Adam Malik yang direkrut CIA dan sebagainya. Terlepas benar tidaknya Adam Malik yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan di jadikan sebagai titik tumpu misi-misi CIA dalam memberantar Partai Komunis, tetapi peran CIA di Indonesia hamper-hampir sulit untuk ditolak.

Buku kontroversi Weiner yang berjudul “Membongkar Kegagalan CIA” yang menjelaskan keterlibatan Adam Malik sebagai agen dalam stasiun CIA di Jakarta. Seperti yang ditulis Weiner dalam bukunya: "Stasiun CIA di Jakarta memiliki seorang agen yang punya posisi baik: Adam Malik, mantan Marxis berusia 48 tahun". "Saya merekrut dan mengontorol Adam Malik. Ia adalah pejabat Indonesia tertinggi yang pernah kami rekrut". Menurut Weiner pernyataan ini berasal dari perwira CIA Clyde Mc Avoy dalam wawancara dengan Weiner pada 2005.

Weiner menjelaskan tentang peran Adam Malik dalam memberantas Gerakan 30 September yang ia menurut Weiner dalam bukunya tersebut ia kutip dari dokumen-dokumen CIA yang menyebutkan Adam Malik pernah menerima uang senilai US$ 100 atau sekitar Rp 50 juta pada saat itu guna memberantas gerakan Partai Komunis ini.

Cara-cara lain yang tentunya harus menjadai ancaman NKRI yang harus terus diwaspadai adalah dengan pencaplokan wilayah dengan memanfaatkan kelemahan kita dari sisi hukum internasional. Seperti Sipadan dan Ligitan yang telah lepas dari NKRI. Kelanjutan dari Episode ini adalah Ambalat. Perseteruan blok Ambalat yang berada di perairan karang Unarang Laut Sulawesi masih terus menjadi agenda penting dalam episode krisis hubungan Indonensia – Malaysia. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengklaim sebagai pemilik blok yang diperkirakan kaya akan kandungan minyak tersebut.

Pemerintah Indonesia harus menentukan lebih dahulu letak koordinat geografis sebagai bahan dalam proses perundingan jika seandainya perseteruan ini harus diselesaikan melalui jalur litigasi. Memang betul bahwa Blok Ambalat berjarak lebih dari 12 mil dari garis pantai Indonesia, tetapi Ambalat masih menjadi milik Indonesia dengan berpatokan pada landas kontinen.

Kepahaman dan kemampuan diplomasi dalam penerapan hukum-hukum internasional yang berkaitan dengan perbatasan antar negara penting untuk dikuasai sebelum duduk di meja perundingan. Pemerintah harus terus menerus melakukan aktivitas di pulau tersebut sebagai bagain dari bukti-bukti hukum yang akan menguatkan posisi Indonesia.

Praktek lain untuk mengganggu NKRI adalah dengan sabotase ekonomi yang terus dilakukan mafia ekonomi yang menggerogoti rupiah dan devisa dolar kita manjadi bagian yang cukup efektif melemahkan kita. Mafia-mafia ini karena terbukti keefektipannya, dikembangkan menjadi mafia yang bergerak di bursa, mafia minyak, mafia distribusi pupuk dan sebagainya. Mafia ini menjadi suatu simbiosis antara para penjahat ekonomi dan penjahat politik.

Dipentas politik yang penuh citra mereka juga bergerak dengan semboyan presiden muda dan sebagainya. Peran-peran meraka ini akan menjadi terminal dari segala misi mereka yang lain.

Para intruders ini melakukan gerakan yang terus meneruskan melemahkan NKRI. Regenerasi menjadi perhatian yang besar. Generasi muda kita mulai dicekoki oleh misi-misi hedonisme, sekulerisasi, anti nasionalisme, rasa rendah diri berbangsa Indonesia kepada anak bangsa pewaris kita. Memperkecil peran agama, memperkecil peran cendikiawan pribumi Indonesia, melakukan fitnah kepada para tokoh-tokoh agama, tokoh nasionalis dan para pembesar TNI.

Cara-cara infiltrasi lama yang sudah konyol benar-benar mereka tinggalkan. Pergolakan bersenjata kedaerahan yang dulu mereka kembangkan terbukti tumpul untuk memecah NKRI. Bangsa Indonesia mulai menghadapi cara-cara baru yang lebih berbahaya. Ini menjadi tanggungjawab para seluruh Pemuda Indonesia.

Kendorkan pengaruh asing yang ingin mengoyang NKRI kita. Jangan pilih partai yang melakukan kontak asing, jangan pilih pemimpin yang menjadi boneka asing, kuatkan peran bangsa sendiri. Bangun kemandirian bangsa. Jangan berikan kekayaan mineral nusantara kepada asing.

Hentikan tayangan hedonisme di televise, dan beri kesempatan ruh nasionalisme mengalir kepada generasi bangsa kita. Kuatkan TNI, beri senjata baru yang canggih. Perbanyak kapal patroli di wilayah nusantara kita. Stop liberalisasi perdagangan, jangan serahkan asset strategis bangsa ke asing. Ikut arus global bukan berarti bersedia dibodohi!

Pemerintah Indonesia juga harus rajin memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya positif yang dilakukan oleh Negara-negara tetangga kita seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Papua Nugini yang menyarankan agar OPM mengikuti jejak seperti yang dilakukan oleh GAM. Tetapi sebaliknya juga Pemerintah harus cepat tanggap terhadap berbagai langkah dan intrik yang kurang baik dari tetangga kita, seperti pemberian izin kepada anggota OPM yang masuk ke Australia.

Pemerintah kita juga harus secepatnya menyelesaikan draf Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) yang akan diajukan oleh Departemen Pertahanan. Pemerintah harus benar-benar spesifik dalam mendifinisikan terminologi Keamanan Nasional sekaligus juga pihak mana yang akan terlibat dalam penanganannya, seperti yang diungkapkan peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti.

Undang-Undang Kamnas nanti harus benar-benar bermanfaat dalam melindungi pulau-pulau Nusantara dari pihak intruders, baik sparatisme, pencaplokan wilayah atau gangguand dari dalam. Undang-Udang ini jangan dimanfaatkan oleh hegemoni asing yang justru merugikan pihak Indonesia. Indonesia harus mandiri dalam mengatur dan mengendalikan keamanan dalam wilayah Indonesia sendiri. Kita berada di antara negara-negara yang masih memiliki potensi untuk melakukan klaim atas wilayah kita.

Selain itu aspek lain juga yang perlu dibenahi adalah mengenai kesejahteraan rakyat yang berada jauh dari Jakarta. Kesejahteraan masyarakat yang berada digaris perbatasan memiliki dampak politik politik yang sangat besar, seperti masyarakat di Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia. Wilayah nusantara berbatasan selalu lebih memiliki potensi untuk bergolak dan berpisah. Keadilan dan kesejahteraan saudara kita ini penting artinya untuk keutuhan NKRI.

Perbaiki kualitas pendidikan, masukkan semangat nasionalisme dalam kurikulum kita. Bangsa kita tidak perlu terlalu pintar tetapi bermoral penjajah Belanda. Merahkan darah generasi kita dengan darah pejuang ’45. Perbanyak kibaran bendera merah putih pada seluruh wilayah nusantara kita. Buat kewajiban itu kepada semua kantor pemerintah kita. Perbanyak dengungkan lagu-lagi wajib penggugah semangat kita, tidak hanya pada acara-acara 17-an. Buatkan jam wajib pada televise-televisi kita untuk memperdengarkan lagu-lagu itu, yang membantah jangan-jangan bagian dari intruders. Merdeka!.. Hidup NKRI!

 
Blackberry Melanggar UU, Pemerintah Ancam Tutup Layanan Blackbarry di Indonesia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengancam akan menutup layanan Blackberry di Indonesia bila produsennya, Research in Motion (RIM), menolak untuk memblokir konten porn [ ... ]


Menjaga dan Melestarikan Laut Perlu Kerjasama Semua Pihak
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Tingkat pencemaran di beberapa wilayah perairan Indonesia pada saat ini telah berada pada kondisi yang tidak terkendali, serta laju sedimentasi yang masuk ke perairan juga terus meningkat. Sementara i [ ... ]


Berita Umum Nasional
Puncak Mudik Diperkirakan Jumat
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Lonjakan arus mudik di jalan raya terus menunjukkan peningkatannya. Hari ini, Jumat (18/9) diperkirakan akan menjadi puncak kegiatan arus mudik Lebaran 2009 (1430 H). Pergerakan kendaraan di beberapa  [ ... ]


Dapatkan Informasi Mudik di RTTMC
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Untuk memberikan info-info terkini seputar mudik pada Lebaran tahun 2010 ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membentuk Road Transport & Traffic Management Ce [ ... ]


Info Mudik Lebaran
Indonesia dan Malaysia Sepakat Selesaikan Masalah melalui Jalur Diplomasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Joint Commission for Bilateral Cooperation(JCBC) RI-Malaysia telah berlangsung pada 6 September 2010 di Kota Kinabalu, Malaysia dipimpin oleh Menlu RI, R.M. Marty M. Natalegawa, dan Menlu Ma [ ... ]


RI - Malaysia Bertemu, Bahas Perbatasan Laut dan Insiden Perairan Bintan
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pertemuan Menlu RI - Malaysia di Kota Kinabalu membahas perlindungan WNI/TKI di Malaysia, dan bukan saja membahas mengenai perbatasan laut dan insiden perairan Bintan yang terjadi 13 Agustus 2010 da [ ... ]


Berita Umum Internasional
Pembiaran Aparat Keamanan Membuat Gerakan RMS Semakin Berani
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan dan aksi Republik Maluku Selatan (RMS) semakin lama semakin berani ini terbukti saat. Frans Sinmiasa diduga juga berperan penting dalam rencana pengibaran bendera "benang raja" saat puncak Sa [ ... ]


RMS Dan OPM Diduga Terkait Jaringan Multinasional Anti NKRI
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) disinyalir merupakan jaringan multinasional untuk merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Presidium ICMI Mud [ ... ]


Memperkokoh NKRI
Lebih dari 100.000 Warga Prancis Protes Pengusiran Etnis Minoritas Romania oleh Sarkozy
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Kebijakan Presiden Nicolas Sarkozy dianggap sebagai perlakuan yang sangat rasis, saat Pemerintah Prancis mengusir ribuan orang Rumania dengan alasan belum dapat diterima umum.  Kebijakan ini memicu p [ ... ]


Komnas HAM : Terjadi Pelanggaran HAM Serius pada Kasus Buol Berdarah
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sementara ini telah mengidentifikasi beberapa bentuk indikasi pelanggran hak asasi di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan menilai telah terjadi pelangga [ ... ]


Isu Kemerdekaan Universal
LMB Karimun Sesalkan Provokasi Perang dengan Malaysia
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Laskar Melayu Bersatu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyesalkan aksi provokasi menentang Malaysia yang dilakukan beberapa kelompok massa di tanah air terkait insiden Tanjung Berakit, Bint [ ... ]


PKB : Perang dengan Malaysia Tidak Ada Gunanya
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar menyatakan menolak perang dengan Malaysia, karena perang itu dianggap tidak ada gunanya. Pihaknya lebih menitikberatkan kepada diplomasi yang akan dilakukan pem [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang
Perang Semakin Sulit, Obama dan Sekjen NATO Bertemu
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Meningkatnya tantangan perang di Afghanistan yang ditandai dengan peningkatan jumlah tentara ISAF yang tewas, penurunan dukungan masyarakat internasional, dan peningkatan penolakan rakyat AS membuat P [ ... ]


Obama Salah Ucap yang Berakibat Perubahan Kebijakan
02/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang biasanya fasih berpidato dan memiliki kemampuan verbal yangn tinggi untuk mengangkat kalimat demi kalimat dengan sangat baik, tetapi ternyata bisa salah ucap [ ... ]


Isu Perang Afghanistan
Indonesia Akan Menambah Kapal Selam
26/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Armada kapal selama yang dimiliki oleh Indonesia yang hanya dua buah, dianggap kurang baik untuk melakukan patroli laut, dan rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan penambahan.

"Kami akan menam [ ... ]


Membangun Manjemen Komunikasi Strategi Pertahanan Dalam Alam Demokrasi untuk Mempertahankan Keutuhan Wilayah dan Menegakkan Kedaulatan Negara
25/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Era globalisasi dimana suatu era yang serba terbuka telah melahirkan demokratisasi yang dalam prakteknya diapresiasikan dengan kebebasan menyampaikan pendapat. Keterbukaan terutama akses informasi men [ ... ]


Isu Militer dan Pertahanan
Pejabat Sebaiknya Menolak Gratifikasi
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Para penyelenggara negara atau pegawai negeri sebaiknya tidak menerima gratifikasi, alih-alih bisa terkena pasal suap. Gratifikasi, belakangan ini semakin sering kita dengar, terutama setelah Komisi P [ ... ]


Demi Membersihkan Institusi Kepolisian, Pemerintah Meksiko PHK Ribuan Polisi Korup
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Mungkin hal ini bisa menjadi pejaran baik bagi Indonesia. Usaha melawan korupsi tidak dilakukan setengah-setengah yang dibuktikan dengan kebijakan Pemerintah di Meksiko untuk memecat hampir 10 persen  [ ... ]


Melawan Korupsi
Netralitas Birokrasi Pemerintah Harus Terus Dibudayakan
29/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur negara, abdi masyarakat , dan dalam tugas sehari-hari berada dalam mesin birokrasi pemerintahan, tetapi netralitas birokrasi pemerintahan terhadap kekuatan  [ ... ]


Anas Urbaningrum:Pemilihan Kepala Daerah Langsung Oleh Rakyat Lebih Baik dari Pada DPRD
24/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat lebih baik bagi pembangunan demokrasi daripada dipilih DPRD.

"Kami ti [ ... ]


Isu Demokrasi

Isu Ekonomi

BSN Rancang Empat Kegiatan Prioritas
06/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Badan Standardisasi Nasional  (BSN)  merancang    empat kegiatan prioritas bidang, yakni Pengembangan Sistem Nasional    Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, Perumusan Standar, Peningkatan [ ... ]


BI Lakukan Langkah Antisipatif Hadapi Tekanan Inflasi
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, Ekonomi Indonesia masih menghadapi risiko tekanan inflasi yang berasal dari berbagai sumber. Hal tersebut disampaikannya pada rapat kerja d [ ... ]


Isu Ekonomi Lainnya

Wacana Redenominasi

Redenominasi Membangun Tembok Besar dan Tinggi Untuk Melindungi Nilai Rupiah
09/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Saya terus terang Selama ini selalu mengkritisi kinerja pemerintah secara serius, tetapi untuk kali ini ketika wacana redenominasi ini saya sontak langsung girang. Mengapa bi [ ... ]


Redenominasi Tidak Sama Dengen Sanering
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasuton membuat gebrakan, walaupun ini baru sekedar wacana yang muncul di kalangan BI saja. Wacana yang dilontarkan g [ ... ]


Bursa Saham

Keabsahan Penggunaan Barang Milik Negara sebagai Underlying Asset SBSN Diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi
05/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Pengaturan penggunaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai underlying asset  Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga [ ... ]


Bursa Saham

Isu Good Governance

Revitalisasi Industri Benih untuk Memperkuat Ketahanan Pangan
04/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Dalam rangka mengidentifikasi masalah perbenihan nasional khususnya pada kegiatan Revitalisasi Pupuk dan Benih Nasional, 2 September kemarin, I Wayan Budiastra, Asisten Deputi Urusan Kompetensi Kelemb [ ... ]


Stop Kebiasaan Berorientasi Proyek
01/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto mengatakan, aparatur negara harus meninggalkan kebiasaan lama, yakni bila proyek berakhir maka berakhir pul [ ... ]


Isu Good Governance Lainnya

Isu ASEAN

ASEAN dan AS Bertemu 24 September
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Krisis ekonomi AS menyebabkan Presiden AS Barack Obama membuka torobosan-terobosan baru. AS tidak harus dengan masyarakat Eropa saja, atau Timur Tengah saja tetapi sudah mulai melihat kawasan Asia Ten [ ... ]


Apresiasi Negara-negara ASEAN Atas Peran Indonesia sebagai Problem Solver
03/09/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

“Negara-negara ASEAN, melihat Indonesia sebagai negara yang mampu menengahi permasalahan-permasalahan di ASEAN. Sebagai Negara, yang mampu memayungi negara-negara ASEAN untuk bisa bekerja sama,” d [ ... ]


Isu ASEAN

Sejarah Nusantara

Kutai, Kerajaan Pertama Nusantara
05/08/2010 | Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti yang ditulis diatas yupa (tugu batu) yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan menggunak [ ... ]


Akhir Kejayaan Singasari
14/07/2010 | Tim Admin Indonesian Voices

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu  (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu mu [ ... ]


Sejarah Nusantara

Who's Online

We have 75 guests and 1 member online
Mari Dukung Pemberangtasan Korupsi Di Indonesia!
free counters TopOfBlogs

Latest News

Popular

Sejarah Kemerdekaan

Perjuangan Raden Intan dan Raden Imba Melawan VOC di Lampung (1825-1860)
Tim Admin Indonesian Voices

Radin Intan II adalah salah satu pahlawan nasional dari Propinsi Lampung yang yang memimpin perlawanan rakyat Lampung ketika melawan penjajahan Belanda. Atas jasa dan pengorbanannya dalam membela kepe [ ... ]


Karawang Pusat Lumbung Padi Pasukan Sultan Agung Melawan VOC, 1628- 1629
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Ahmad Sanusi Sultan Agung (memerintah 1613-1646), raja terbesar dari Mataram, menggantikan ayahandanya, Panembahan Seda (ing) Krapyak, setelah ayahandanya ini wafat pada tahun 1613. Dalam kenyat [ ... ]


Sejarah Kota Yogyakarta yang Pernah Menjadi Ibu Kota RI
Tim Admin Indonesian Voices


Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa revolusi. Selain itu kota ini adalah ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sri Paku Alam. Kota ya [ ... ]


Perjuangan Revolusi Panglima Besar Jenderal Soedirman
Tim Admin Indonesian Voices

Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) yang lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga, 24 Januari 1916.  Sejak kecil merupakan seorang santri yang taat dan soleh. Kecintaanya kepada rakyat dan ta [ ... ]


Perjuangan Panjang Maluku Terhadap Kolonialisasi Eropa
Tim Admin Indonesian Voices


Maluku merupakan salah satu propinsi tertua dalam sejarah Indonesia merdeka, dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Secara hi [ ... ]


Rapat Raksasa Di Lapangan Ikada, 19 September 1945
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Para Pemuda dan Mahasiswa yang memiliki rencana tersebut, dengan semangat juang tinggi yang menggunakan nama panitia “Komite aksi”, menganggap Pemerintah harus didesak dan dimotivasi terus agar sa [ ... ]


Peran AS, Inggris dan Australia Membantu NICA Menjajah Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Setelah berakhirnya perang dunia II dan Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu memberikan berbagai implikasi. Salah satunya adalah status negara-negara yang sebelum Jepang masuk ke berbagai negara di kaw [ ... ]


Aksi-Aksi Soekarno yang Bersejarah
Tim Admin Indonesian Voices

1945, Agustus
Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat, 17 Agustus, pukul 10 pagi di Pegangsaan Timur (sekarang Jalan Proklamasi), Jakarta. Kabinet pertama R [ ... ]


Tentara Australia Membonceng NICA ke Pulau Kalimantan
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Pada bulan Oktober 1945, pesawat-pesawat udara Australia menyebarkan pamlet-pamlet berbahasa Indonesia dan dayak untuk memaklumatkan bahwa Markas Tertinggi Sekutu di Asia dan  [ ... ]


Kronologis Gerilya TNI Sebelum Serangan 1 Maret 1949 Ke Yogyakarta
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat MakmunBerhasilnya tentara Belanda menduduki tempat-tempat penting di kota Yogyakarta dalam waktu relatif singkat, menimbulkan kesan yang dalam pada masyarakat dan dunia interanasiona [ ... ]


Mesir Negara Pertama yang Secara Resmi Mendukung Kemerdekaan Indonesia
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Setelah proklamasi dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 oleh Ir. Soekarno dan Dr. Mohammad Hatta yang secara cepat tersebar ke berbagai penjuru negari dan bahkan d [ ... ]


Kembaliannya Papua Barat Ke RI
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun Dalam usaha untuk melakuakan Pembebasan Irian Barat (Papua Barat sekarang ini), maka dilaksankanlah Operasi Trikora pada tahun 1961. Konflik Indonesia Belanda ini berjalan s [ ... ]


Menentang Perjanjian Postdam yang Mengembalikan Indonesia ke Penjajahan Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Heri Hidayat Makmun
Perjuangan bawah tanah yang dilakukan para pejuang seperti Sutan Sjahrir, Soekarni, Chairoel Saleh, Adam Malik dan beberapa orang lainnya menyebabkan mereka mendapatkan akse [ ... ]


Penderitaan Bumi Putra Masa Tanam Paksa Hindia Belanda
Tim Admin Indonesian Voices

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Pada masa VOC berkuasa dan menghujamkan penjajahan di nusantara. Masa-masa sulit bangsa dan rakyat Indonesia adalah pada masa tanam paksa. Hal ini terjadi saat kekuasaan VOC [ ... ]


Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948
Tim Admin Indonesian Voices
article thumbnail

Oleh Sumantiri B. Sugeo dan Heri Hidayat Makmun

Masa paling keras kedua setelah perang Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran para pejuang Republik Indonesia dalam menghadapi Agresi Militer [ ... ]


Isu Gerakan Anti Perang